sweetichig0's Remittance Singapore Indonesia

Remittance adalah pengiriman uang oleh para pekerja di luar negeri ke orang2 tersayang di negaranya. Blog ini menerima jasa remittance juga lho.. baca selengkapnya disini.

Wisata dan Kuliner

GonjangGanjing juga bakal ngebahas tempat-tempat wisata yang layak dikunjungi, juga makanan-makanan khas Singapura yang layak dicoba. Baca selengkapnya...

Wisata Kuliner

Walaupun ga ada yang bisa ngalahin makanan Indonesia, tapi di Singapur juga ada makanan-makanan yang wajib di"icip" dan dijamin pasti ngangenin. Di blog ini akan dibahas tentang wisata kuliner dan harganya.

Jurong Bird Park Singapore

Salah satu Taman Burung terbesar di dunia dengan luas 50 hektar dengan total 4600 ekor burung dari 380 spesies dan 29 diantaranya terancam punah.

Sunday, November 30, 2014

Jadi fitur di koran Sindo :D


Numpang mejeng lagi, hehe.. Entah gimana ceritanya tiba2 salah satu wartawan Sindo hubungin gue dan minta interview via email. Dan setelah ngejawab pertanyaan2 dari doi, tiba2 gue dapet souvenir dari doi. Tadaaa..... :)
Klik disini buat versi website nya.

Tuesday, March 19, 2013

Gonjang Ganjing di Australia Part 2

Lanjut.. Tema Part 2 adalah Christmas dan Sydey Sightseeing.
Gue akan post banyak foto disini, so be prepaaaareeddd!! :)

Pagi-pagi, tempat pertama yang dikunjungi adalah Sydney Fishmarket. Tempatnya kayak pasar basah, rame banget.. tapi seafood yang dijual disana segarlah sangattt... kalo digigit garing.
Harganya juga relatif murah (menurut standar australia tentunya)
Penampakan luar

Penampakan luar
Fresh lobsters

Fresh Crabs

Fresh Clams

Fresh Giant Prawn

Fresh Giant Prawn

Fresh Giant Crab's Shell

Fresh huge-fish

Fresh Seafood Platter

Fresh Clams with lemon slice

Fresh Calamari and chips

Lucunya, di negeri kanguru ini masih banyak burung-burung liar yang terbang dan mereka cenderung berani untuk berinteraksi sama manusia. Termasuk di belakang Sydney Fresh Market gue sempet nemuin sekumpulan burung liar yang hangout di tong sampah, tentunya mereka rebutan makanan disana.


Perjalanan berlanjut ke city sightseeing. Lokasi yang dikunjungi: St. Mary's Cathedral, Sydney's Tower Eye, Chinatown, Paddington's market, Bondi Beach.
Karena bertepatan dengan malam Natal dan hari Natal, jadi lokasi yang dikunjungi cuma tempat-tempat umum. Toko-toko dan perkantoran juga udah banyak yang tutup. Walaupun begitu, semangat musim panas tetap ada! Bondi Beach penuuuh.. Bule-bule jemuran, hehe.



View from Sydney's tower eye











Gereja Kathedral dari atas

Gereja Kathedral dari dekat

Dan karena bertepatan dengan Natal dan tahun baru, gereja Katedralpun dihias dengan gambar2 dari proyektor.




Hari pun ditutup dengan Misa malam Natal. What a great day! :)

Part 3 menyusul.. Stay tuned yaaa....

Tuesday, February 19, 2013

a Heartwarming video

The Power of the Words

Wednesday, May 23, 2012

Gonjang Ganjing di Australia part 1

Yuhuuu... I'm bacckkkk..

Setelah sekian lama ga ngeblog..
Maaf berjuta maaf karena blog ini hampir mati, dan postingannya juga udah basi..

Postingan hari ini gue akan ceritain pengalaman berlibur di negeri kanguru, alias Australia.
Kunjungan gue ke Australia ini dalam rangka menghabiskan Natal dan Taun baru disana, sekalian mengunjungi kakak tersayaaang :D
Total kunjungan ke 3 kota, yaitu New South Wales (NSW), Melbourne, dan Gold Coast.

Hari pertama di Sydney, setelah dijemput di airport kita langsung meluncur ke Haymarket, Sydney. Sekalian ngisi perut di restoran Chat Thai.


Keterangan:
Kiri atas adalah Som Tum. Salad dari buah pepaya disajikan sama tomat, tauge, dan cabe potong. Rasanya manis-manis asem, pokoknya menyegarkan!
Kanan atas adalah... gue lupa namanya apa. Tapi itu daging sapi di cah sama pokcai (kalo gak salah) aduh, ini info nya ga jelas banget, huehuehehe..
Kiri bawah adalah babi. Gue juga lupa nama menu nya apa, yang gue inget cuma potongan daging babay yang gede banget, satu porsi untuk dua sampe tiga orang.
Kanan bawah ini makanan thai favorit gue. Namanya Tom Saab, temennya Tom Yum, tapi yang ini bumbunya lebih ganas. Rempah2nya lebih kerasa, dagingnya.. kebetulan yang di gambar sih daging porky lagi. Biasanya kalo yang di Singapur udah di sensor jadi ayam atau sapi.
Harganya diperkirakan total sekitar AU$50.00

Setelah dari ChatThai gue ke Harry Potter Exhibition. Kebetulan saat itu lagi ada di Australia. Maaf gak bisa ngasih foto, karena dilarang foto di dalem.

Sore pun tiba. Tapi berhubung lagi musim panas, jadi mataharinya cukup betah sampe jam 9 malem. Gue sempetin untuk jalan2 ke Sydney Opera House, Harbour bridge dan sekitarnya.

Opera House - Sydney, NSW

Harbour Bridge - Sydney, NSW

Opera House day and night

Ternyata jalan-jalan dan keliling Sydney bikin perut laper lagi. Nah, disini nih seru nya.. Gak kayak di Singapura atau di Indonesia, di Australia rata-rata pedagang mulai tutup toko jam 5 sore. Jadi kalo udah pulang kantor gak bisa shopping2 lagi. Tapi mereka biasanya "hangout" di pub, club, atau bar sekitar.
Langsung deh kita meluncur ke restoran yang namanya Lowenbrau, di The Rocks.
Bentuk restorannya bertema bar jerman (iya lah namanya aja lowenbrau). Sedikit tentang Lowenbrau, Lowenbrau diambil dari kata Lion's Brew. Makanya kalo diliat logo nya ada singa nya. Anyways, malam itu gue melahap menu andalannya yang bernama Schlachtplatte.
Oh iya, Identitas diri sangat dibutuhkan disana. Biasanya sebelum masuk ke Bar atau Pub suka dimintain. Jadi jangan lupa untuk selalu bawa Paspor atau ID Card kemanapun kamu pergi :)

Schlachtplatte
Bavarian Specialties - Sausages, Chicken Schnitzel, Meat Loaf,
Roasted Pork Belly, Mashed Potato, Sauerkraut, Braised Red
Cabbage, Bread Dumpling & Löwenbräu Bier Jus
Extra: Oven Roasted Pork Knuckle on top!

Ya, gue mesen yang "Serve for 2", jadi porsinya menggila, ditambah ada roasted pork knuckle di atasnya. Maknyuusss!!
Harga: AU$73.00 (Schlachtplatte serve for 2)

Minumnya: Schnapps Kirsch (Cherry-sweet) AU$ 9.00
Bier (beer) AU$ 8.10


Schlachtplatte - Lowenbrau, Sydney

Sekian laporan dari gue, jangan bosen baca part 2 nya yaa! :)

Tuesday, January 10, 2012

Life with a Jar and a cup of coffee


Nemu artikel bagus dari internet... This is worth to share :)

Sunday, December 4, 2011

12 Kata Jangan Menunggu

Gue sempet baca di forum terbesar seIndonesia, ada yang posting tentang ini dan gue suka banget. Sangat layak untuk disebarluaskan. Silakan disimak!


1. Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum.
Tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya, baru bersedekah.
Tapi bersedekahlah, maka kamu akan semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi, baru bertindak.
Tapi bertindaklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang, baru kamu peduli.
Tapi pedulilah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kamu memahami dia.
Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi, baru menulis.
Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek, baru bekerja.
Tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai, baru mencintai.
Tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang, baru hidup tenang.
Tapi hiduplah dengan tenang, dan percayalah... bukan sekadar uang yang datang, tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti.
Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses, baru bersyukur.
Tapi bersyukurlah, maka akan semakin bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa, baru melakukan.
Tapi lakukanlah , maka kamu pasti akan bisa.

Thursday, December 1, 2011

Rob the Robot goes to Asia!!

Heeey, Rob the Robot finally goes to Asia. It will be shown on Disney Junior's channel, everyday 6pm.
Rob the Robot is a 3D Animated Educational Adventures transporting preschool children to the amazing planets of Robot Galaxy where ANYTHING CAN HAPPEN!
Let's join Rob to explore the planets! Ready??? Get your stations and Buckle your seat belts!


Make sure you don't miss it!




Tuesday, May 17, 2011

Escape to Pulau Ubin

Haaaaiii....

Blog ini udah hampir mati.. hehehe... Oke, hari ini gue mau cerita tentang perjalanan gue ke Pulau Ubin, Singapore.

Berhubung hari ini bertepatan dengan Waisak, jadi.. Selamat hari Waisak bagi yang merayakannya.. :)
Lalu tiba2 gue dapet sms dari temen gue, "eh, waisak kemana lo? ke pulau ubin yuk, kita sepedaan disana". Hmm.... Good idea!

Akhirnya berangkatlah kita ke pulau ubin. Pasukannya cuma ber 4 (karena yang laen ada gangguan sama "tidur dan bangun").
Walaupun ramalan cuaca bilang kalo hari ini akan mendung dan hujan deras, ternyata manusia hanyalah bisa menerka, tetep Tuhan yang menentukan. Matahari melotot segede2nya (kayaknya udah ada 2 ya sekarang?) PANAS banget cuacanya.. awan tebeelllll dimana2.

Pulau Ubin dari kejauhan

Setelah ngantri naik boat selama 1 jam, akhirnya kita bisa naik boat juga.... Hanya dengan bermodalkan S$2.50 dan waktu 10 menit (kurang lebih) kita nyampe juga di pulau ubin. Tentunya masih dengan matahari yang terik.

sampe juga di pulau ubin :D

Nah, tanpa basa basi disana kita langsung nyewa sepeda. S$8 untuk sepeda lama yang seat (saddle) nya keras (bikin pantat sakit), dan S$15 untuk sepeda yang udah bagus dan enak (mungkin gak bikin pantat sakit). Dengan harga segitu kita boleh nyewa seharian penuh!
Masih dengan matahari yang terik.

Sepanjang jalur sepeda, kita bisa ngeliat pohon2 rindang karena kita dikelilingi hutan. Bahkan di hutannya pun masih ada binatang2 berkeliaran bebas. Ada babi hutan, ular, monyet, kepiting, lobster lumpur, dll. Kadang menyempatkan diri tuk turun dari sepeda dan foto2.
Disana ada satu tempat dimana kita harus parkir sepeda kita dan jalan kaki ke tempat itu. Di ujung jalan itu ada rumah yang desainnya masih desain jawa jaman kolonial dulu. Masih dengan matahari yang terik, kita sempet2in untuk masuk dan foto2 di rumah tersebut.


Ini penampakan rumahnya dari luar


Ada perapian di dalem rumahnya


pemandangan di belakang rumah dan matahari yang lagi ngumpet di belakang pohon

Setelah dari rumah, kita lanjut jalan ke jetty. Kalo kita ngintip ke bawah jetty, kita bisa ngeliat kepiting2 kecil lagi maen di lumpur, bahkan ada ikan rawa (yang ada tangannya dan buntut kayak belut). Lucu banget......
Kalo ngeliat lurus kedepan kita bisa liat awan hitam yang lagi kelilingin pulau di seberang sana (Singapur). Angin pun udah mulai kenceng saat itu.

Awan item yang udah menyelimuti kota Singapur di seberang sana

Nah, gak mau berlama2 (karna kita juga udah cape..), akhirnya kita menelusuri jetty.
Daannnn sampailah kita ke Tower. Towernya cukup tinggi, sekitar 6-7 lantai. Beginilah pemandangan dari atas sana.

Jadi pengen terbang...

ngintip orang2 di bawah

Abis dari jetty, kita jalan pulang ke parkiran sepeda.. Langsung gowes sepeda ke tempat semula. Pegel banget, jalannya tanjakan, turunan, belokan, bebatuan, semua ada.

Nah, sekarang badan saya gosong, lutut saya lemes, bahu saya pegel karena gendong tas seharian. Saya mau istirahat dulu...
Makasih udah baca blog ini... :)

Oh iya, untuk informasi harga:
Ongkos boat S$5.00 PP
Sewa sepeda S$8.00 for 1 day
Makan 3x kira2 S$8.50
Minum 3x S$ 4.40 (padahal udah bawa minum sendiri)

Kalo mau aman, siapin uang sekitar S$30-S$35 deh :)

Tuesday, April 5, 2011

Janji tinggal janji

Kenapa sih gampang gampang banget ngumbar janji? pas ditanya, cuma dijawab "hihihihi".... cowok!

Tuesday, March 22, 2011

Kecewa dengan Hotel Desa Gumati Bogor

Kakak saya tewas terjatuh dari lantai 3 Desa Gumati Resort Bogor beberapa hari yang lalu (tepatnya tgl 13 maret 2011). Beliau menginap di Presidental Suite room yang letaknya di lantai 3 hotel tersebut. Bersama kedelapan temanya, mereka berencana untuk merayakan pesta perpisahan salah satu temannya, dan menghabiskan weekend disana. Menurut pengakuan temen2nya, dia bersandar di pagar saat bersantai dan menikmati udara segar di balkon. Tapi tiba2 pagarnya patah, sehingga menyebabkan kakak saya yang sedang bersandar itu jatuh menimpa genting, kemudian jatuh ke lantai. Kondisinya sudah sangat parah, terutama darah mengalir dari hidung, mulut, dan luka di dahi. "Darahnya sudah bercampur antara darah merah dengan darah hitam saat itu", menurut pengakuan salah satu temannya. Kejadiannya pukul 4.30 dini hari, kakak saya langsung dibawa ke RS. PMI Bogor oleh beberapa temannya. Namun karena kesulitan menghubungi pihak keluarga, teman2 kakak berusaha untuk menghubungi manager kakak dan memberitahukan berita ini. Dengan cekatan, pak manager datang ke rumah dan memberitahukan kabar ini ke orangtua saya. Sementara beberapa rekan kerja kakak yang lain melaporkan hal ini ke polisi. Pukul 7.00 pagi, mama dan papa saya diantar oleh manager ke RS PMI Bogor. Mama pun memberitahukan berita ini ke saya. Sejenak saya sampai lupa cara berkata2, bahkan tanganpun sulit digerakkan pada saat saya mendengar kabar tersebut.

Akhirnya, prosesi pemakaman pun kami jalankan dengan ikhlas. Kakak saya dikremasikan 3 hari setelah kejadian.
Namun yang sangat saya sayangkan adalah ketidakpedulian pihak hotel kepada tamunya. Pihak hotel langsung menghilangkan barang bukti dengan memperbaiki genting yang sudah hancur bekas jatuhnya kakak saya, serta menempel kembali patahan2 kayu pagar, serta memolesnya sehingga terlihat seperti baru seolah2 tidak pernah ada kecelakaan disana. Sebagai gambaran saja, tinggi pagar itu kira2 hanya 1 meter. Maka jika orang dewasa berdiri di sebelahnya, maap saja, itu hanya setinggi pantat manusia dewasa. Menurut saya, kondisi bangunan seperti ini sangat tidak memenuhi standar kelayakan, apalagi dibangun di hotel terkenal dan bagus seperti Desa Gumati Resort.

Bukan hanya tidak mengakui kelalaiannya, pihak hotelpun tidak meminta maaf, juga tidak mengganti kerugian dan tanggung jawab kepada pihak keluarga. Pihak hotel hanya memberikan uang duka sebesar 5 juta rupiah.

Berita ini sempat dimuat di surat pembaca Kompas oleh kakak saya yang paling besar.
berikut lampirannya,

Surat Pembaca
Hotel Desa Gumati
Kecewa dengan Hotel Desa Gumati Bogor
Minggu, 20 Maret 2011 | 20:18 WIB
Pada hari Sabtu (12 Maret 2011) adik saya yang bernama Tan Hendry Hartanto diundang oleh rekan kerjanya ke Desa Gumati Hotel Bogor untuk menghadiri acara perpisahan rekan kerjanya. Adik saya bersender di pagar kayu balkon hotel lantai 3 ketika tiba-tiba pagar secara keseluruhan roboh sehingga menyebabkan adik saya terjatuh dari lantai 3 dan tewas. Pagar tersebut kemudian diketahui bahwa terbuat dari kayu-kayu yang sudah lapuk dan tidak diperbaiki oleh pihak hotel sehingga roboh. Hal tersebut sempat diberitakan di beberapa media massa (nama adik saya adalah Tan Hendry Hartanto, bukan Tan Hendry Hendarto).
Saya kecewa dengan Hotel Desa Gumati karena kurang memperhatikan aspek keselamatan dari tamu-tamu yang menginap di hotel dan kurang melakukan maintenance terhadap kondisi bangunan yang mulai rapuh sehingga menelan korban jiwa. Pihak hotel pun sampai saat ini tidak berbicara mengenai ganti rugi atau kompensasi terhadap kelalaian tersebut, pihak hotel hanya menawarkan untuk memberikan uang santunan duka sebesar Rp.5 juta.
Saya sangat kecewa dengan kelakuan para manajemen hotel yang tidak mengakui kelalaiannya. Saya menghimbau kepada para pembaca untuk lebih berhati-hati apabila ingin menginap di hotel tersebut, mohon agar para tamu-tamu kembali mengecek kembali kondisi bangunan sebelum bersender. Biarlah adik saya menjadi orang yang terakhir dan saya berharap keadilan bisa ditegakkan.
Ricky Yunata Hartanto

Dan berikut adalah foto2 setelah kejadian, diambil oleh para saksi.

hotel desa gumati mengecewakan 1

hotel desa gumati mengecewakan 2

hotel desa gumati mengecewakan 3

hotel desa gumati mengecewakan 4

hotel desa gumati mengecewakan 5

Link terkait: